- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
![]() |
| Ilustrasi mammoth (foto: uchicago.edu) |
Kepunahan yaitu sesuatu hal yang pasti terjadi di dalam sebuah sistem makhluk hidup. Khusus untuk dunia hewan , kepunahan mampu terjadi karena banyak faktor. Faktor alam dan faktor ulah insan mampu menjadikan banyak spesies hewan punah.
Tercatat , banyak spesies hewan yang sudah punah bahwasanya disebabkan oleh manusia. Hal itu memicu rasa prihatin di kalangan ilmuwan , sehingga banyak ilmuwan yang ingin menghidupkan kembali hewan-hewan yang sudah punah.
Awalnya pasti terdengar tabu , bahkan mustahil untuk dilakukan oleh insan demi menghidupkan kembali beberapa hewan yang sudah punah. Namun berikut simak ulasan wacana perjuangan para ilmuwan untuk mencoba menghidupkan lima hewan yang sudah punah berikut ini.
1. Aurochs
![]() |
| (foto: businessinsider.com) |
Di benua Eropa , terdapat seekor sapi yang disebut Aurochs yang biasanya mereka sebut nenek moyangnya para sapi. Hewan ini tidak hanya hidup di Eropa saja , akan tetapi menyebar di Asia , dan beberapa tempat di Afrika Utara. Para ilmuwan belum mengetahui secara terperinci penyebab punahnya hewan ini. Oleh karena itu , beberapa ilmuwan berasal dari Polandia berusaha mencoba menghidupkan kembali Aurochs melalui projek yang dinamakan Project Tauros.
2. Bebek Labrador
![]() |
| (foto: mongabay.co.id) |
Sekitar tahun 1850 sampai 1870 , eksistensi belibis Labrador menghilang tanpa sebab. Bebek Labrador yaitu hewan endemik yang berpopulasi di Amerika Utara. Kepunahan hewan ini masih menjadi sebuah tanda tanya besar bagi para ilmuwan , oleh kesudahannya para ilmuwan di Amerika Utara berencana untuk menghadirkan kembali belibis Labrador.
3. Quagga
![]() |
| (foto: wikipedia.com) |
Sepintas hewan ini mirip dengan seekor kuda dan seekor zebra , yang namanya yaitu Quagga , spesies yang masih termasuk keluarga dari zebra. Hewan ini banyak berpopulasi di Afrika Selatan , karena terlalu banyak yang memburunya , sampai hewan ini punah. Pada tahun 1870 pertengahan , Quagga hidup liar dan tewas ditembak oleh pemburu. Saat ini , para ilmuwan berencana menghadirkan kembali Quagga. Projek ini dinamakan The Quagga Project.
4. Badak Wooly
![]() |
| (foto: pinterest.com) |
Berbeda dengan rino pada umumnya , rino Wooly memiliki bulu pada episode seluruh tubuhnya. Hewan ini yaitu spesies hewan rino besar yang hidup di zaman Pleistosen. Bangkai rino Wooly ditemukan membeku di Siberia oleh seorang pebisnis pada tahun 2015. Penemuan rino Wooly membuat munculnya secercah cita-cita bagi para ilmuwan untuk mampu mengkloning rino Wooly dan menghidupkannya kembali. Akan tetapi rencana tersebut tidak semulus yang sudah diperkirakan , karena ada beberapa episode DNA yang hilang.
5. Mammoth Wooly
![]() |
| (foto: bbc.com) |
Mammoth Wolly yaitu mammoth yang hidup secara terisolasi di periode Pleistosen di sebuah pulau di Samudra Arktik sekitar 4000 tahun yang lalu. Para ilmuwan sedang meneliti penyebab punahnya hewan yang serupa dengan gajah ini. Dengan bekal DNA dari bangkai mammoth yang sudah membeku , para ilmuwan sedang mencoba menerobos ketidakmungkinan demi menghadirkan kembali mammoth Wooly.






Komentar
Posting Komentar