- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
![]() |
| Ilustrasi memakan serangga (foto: fitnessfacts.uk) |
Bagi sebagian orang , serangga dianggap hewan yang menggelikan. Boro-boro memegang apalagi memakan serangga , melihatnya saja pasti sudah enggan. Tapi tahu tidak kalau kita selama ini sudah memakan serangga hampir setiap hari? Hanya saja kita tidak menyadarinya.
Inilah fakta yang mungkin sangat mengejutkan. Sebagian besar serangga terdapat dalam makanan olahan dan kemasan , alias bukan produk segar dari hasil pertanian.
Badang Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat mengulas secara spesifik tentang berapa berapa banyak bab dari serangga yang terdapat pada makanan tertentu. Contohnya saja dalam segelas jus jeruk yang biasa Anda minum , yang ternyata mengandung lima lalat buah tanpa Anda sadari.
Anda mungkin saja akan mual ketika memikirkan wacana serangga dalam makanan alasannya makhluk ini oleh banyak orang dianggap menjijikan.
Tapi tidak semua jenis serangga itu menjijikan dan suka berbagi penyakit , ada banyak pula jenis serangga yang bergizi dan menyehatkan untuk dikonsumsi.
Sebagaimana dilansir dari How Stuff Works , ada sekitar 1.500 spesies serangga yang dapat dimakan dan beberapa diantaranya mengandung protein sekitar 80%.
Ulat merupakan salah satu serangga dengan gizi yang tinggi. 100 gram ulat dapat setara dengan protein sebanyak 53 gram. Selain protein , ulat juga mengandung zat besi , tiamin dan niasin yang tentu jauh lebih bergizi bila dibandingkan dengan daging sapi tanpa lemak.
Setelah mengetahui fakta ini , mungkin Anda akan merasa jijik. Tapi bila Anda lebih memilih untuk tidak memakan serangga , maka hindari makanan olahan.
Memakan buah dan sayuran segar merupakan salah satu cara terbaik untuk terbebas dari serangga. Karena buah dan sayuran segar dapat dicuci dan kita mampu mencicipi atau memeriksa secara pribadi untuk memastikan apakah terdapat serangga atau tidak.

Komentar
Posting Komentar