- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
![]() |
| Ilustrasi (foto: danified.net) |
Media sosial menyerupai Facebook , Twitter , Instagram , dan sebagainya , menjadi kawasan bagi orang-orang untuk membagikan foto dan video segalama macam acara sehari-hari. Termasuk sering memposting foto bersama pasangan.
Sering memposting foto bersama pasangan di media umum dianggap bahwa orang bersangkutan ingin memamerkan kekerabatan romantis mereka kepada orang banyak dengan alasan tertentu. Tapi tahu tidak jikalau pasangan yang sering memposting foto bersama di media umum suka berakhir dengan perpisahan?
Menurut sexologist Nikki Goldstein , menyerupai dilansir Danified.net (7/7) , mengatakan bahwa pasangan yang sering memposting foto bersama di medsos sebetulnya tidak seromantis dan seharmonis menyerupai yang dipikirkan.
"Seringkali orang-orang yang paling banyak memposting mencari validasi untuk kekerabatan mereka dari orang lain."
"Pasangan yang selalu tampil online sering mengusahakan ketidakamanan. Dengan memposting foto bersama secara online , mereka lebih mencari persetujuan dari orang lain , daripada menikmati kekerabatan mereka."
Nikki memperingatkan bahwa semua itu mampu membuat salah satu orang memiliki sifat posesif dan mengendalikan pasangannya. Yang sampai alhasil mampu berujung perpisahan.
Sementara menurut penelitian sebelumnya yang dilakukan Brunel University menemukan bahwa orang yang sering menghubungi pasangannya seringkali mereka memiliki harga diri yang rendah.

Komentar
Posting Komentar